Pendidikan dasar dan dasar
pendidikan, dua kata tersebut hampir sama atau bahkan bisa dikatakan sama. Akan
tetapi memiliki arti dan makna yang sangat berbeda jauh. Menurut wilkipedia di
mbah google pengertian pendidikan dasar
adalah jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah
anak-anak. Mungkin sekarang sudah 12 tahun yaa.
Sedangkan dasar pendidikan menurut
saya berdasarkan apa yang saya simpulkan dari beberapa situs yang menjelaskan
tentang arti pendidikan adalah sebuah dasar atau landasan yang di berikan
kepada seorang anak berupa ilmu, pengalaman, motivasi, dan mungkin masih banyak
lagi yang bertujuan untuk memberikan sebuah ketentuan masa depan kepada seorang
anak yang pastinya ditentukan oleh anak tersebut.
Dari pengertian tersebut sudah
ketahuan bahwa terdapat jauh perbedaan diantara kedua kata tersebut. Pendidikan
dasar yang harus kita jalani selama mungkin 12 tahun pasti sangatlah
bermanfaat. Apalagi dasar-dasar yang diberikan akan menjadikan kita seorang
yang bisa lebih berpikir dalam sesuatu. Menurut saya, sebenarnya yang paling
penting dalam mempelajari dasar-dasar pendidikan adalah proses yang kita
jalankan.
Tetapi, zaman sekarang banyak
sekali anak-anak dan yang terpenting adalah remaja berpikir bahwa mereka
bersekolah, mereka mendapatkan pendidikan, mencari ilmu hanya untuk mendapatkan
sebuah kertas. Ya, sebuah kertas yang bertuliskan hasil nilai terakhir kita
dalam menempuh ilmu di jenjang tertentu. Mungkin kita bisa menyebutnya dengan
ijazah or ijasah, saya kurang tahu bagaimana tulisan yang tepatnya, hehe maklum
baru pulang dari jerman (canda).
Menurut pengalaman saya dan apa
yang saya pelajari di dalam diri mereka, apa yang mereka pelajari selama ini
hanya mereka pikirkan dalam waktu semalam. Dan mungkin itu hanya ketika mereka
hendak ulangan saja. Tetapi, setelah semua itu terjadi apa yang mereka telah
pelajari berujung pada perumpamaan “di luar kepala”. Setelah anda memahami
perumpamaan ini mungkin anda akan tersenyum lebar, mungkin sih. Hehe.
Mungkin kebanyakan orang berpikir
dengan logika tersebut. Sebenarnya di dalam diri semua orang, semua manusia
yang diciptakan oleh Tuhan pasti terdapat sebuah kelebihan ataupun bakat,
walaupun bakat tersebut hanya terdapat pada satu bidang. Tetapi seharusnya kita
bisa memanfaatkan bakat tersebut sebaik mungkin. Karena tidak semua orang
mungkin yang bisa melakukan apa yang bisa kita lakukan dengan bakat hebat yg
kita miliki.
Jadi Kesimpulannya bahwa di setiap
insan yang di milik manusia terdapat sebuah cahaya harapan berupa bakat dan
kelebihan yang perlu kita jaga dan kita kembangkan. Karena masih banyak yang
belum sadar dan mengerti apa sebenarnya bakat yang mereka miliki.
oke ini saja yang mungkin bisa saya bagikan kepada anda semua untuk sementara. Saya akan berbagi kembali ketika saya mendapatkan ilmu-ilmu baru tentang manusia. saya minta maaf bila masih banyak kesalahan karena masih dalam tahap belajar. Apabila ingin mengkritik ataupun memberi tanggapan terhadap tulisan saya bisa menuliskannya di komentar. Terima kasih.
0 komentar:
Posting Komentar